Berikut Panduan Materi SKU Untuk Pramuka Penggalang Ramu

admin

Panduan Materi SKU untuk Pramuka Penggalang Ramu
Panduan Materi SKU untuk Pramuka Penggalang Ramu

Komnasanak Perkembangan anggota Gerakan Pramuka saat ini makin bertambah banyak. Apalagi setelah sekolah-sekolah, Perusahaan-perusahaan ikut serta mengembangkan Pendidikan Gerakan Pramuka ini.

Namun kebanyakan para anggota Pramuka tingkat Penggalang belum menyelesaikan syaratkewajibannya sebagai anggota Pramuka yaitu menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum(SKU) Penggalang.

Padahal anggota Penggalang tidak saja asal ikut berlatih secara aktif;memakai seragam Pramuka dengan gagah; tetapi ada syarat-syaratnya, yaitu SKU.

Apa yang tercantum dalam Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang sebenarnya tidaksukar asal mau berusaha.

Untuk memberi gambaran sedikit tentang bagaimana menyelesaikan SKU, Kakak mencoba memberikan gambaran.

Tentu saja gambaran ini masihharus engkau laksanakan dan selesaikan sendiri agar lebih sempurna. Mintalah keterangankepada Kakak Pembinamu kapan engkau boleh maju ujian SKU dan bagaimana caranya.

Selamat berlatih, kelangsungan bangsa dan negara ada dipundak adik-adik.Indonesia Bisa !

Apa Itu SKU Pramuka Penggalang Ramu?

SKU Pramuka Penggalang Ramu adalah serangkaian materi dan aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan dan karakter siswa.

Pramuka Penggalang Ramu adalah tingkatan yang mengutamakan pengembangan kepribadian dan kemandirian siswa.

SKU merupakan inti dari pendidikan Pramuka dan mencakup berbagai keterampilan dan pengetahuan yang penting.

Materi SKU Pramuka Penggalang Ramu

Berikut adalah materi-materi yang biasanya termasuk dalam SKU Pramuka Penggalang Ramu:

1. Pengembangan Diri

  • Pengenalan Diri: Memahami siapa diri mereka, kekuatan, dan potensi yang dimiliki.
  • Kepemimpinan: Belajar menjadi pemimpin yang baik dan efektif.
  • Komunikasi: Meningkatkan keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal.
  • Kreativitas: Mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan menciptakan sesuatu yang baru.
  • Kemampuan Manajemen Waktu: Belajar mengatur waktu dengan baik dan efisien.

2. Keterampilan Pramuka

  • Kemahiran Berkemah: Memahami teknik berkemah, membuat api, dan kegiatan luar ruangan.
  • Navigasi: Belajar tentang orientasi, peta, dan kompas.
  • Survival: Mengenal teknik bertahan hidup di alam terbuka.
  • Pertolongan Pertama: Pelatihan dasar dalam memberikan pertolongan pertama.

3. Pelayanan dan Kebermanfaatan Masyarakat

  • Pengabdian Masyarakat: Terlibat dalam proyek-proyek yang membantu masyarakat.
  • Perlindungan Lingkungan: Memahami pentingnya menjaga lingkungan alam.
  • Bantuan Darurat: Belajar memberikan bantuan dalam situasi darurat.

4. Keagamaan dan Kebudayaan

  • Keagamaan: Mengenal dan menghargai nilai-nilai keagamaan.
  • Kebudayaan: Memahami budaya lokal dan nasional.

Cara Mengajar Materi SKU Pramuka Penggalang Ramu

Mengajar materi SKU Pramuka Penggalang Ramu memerlukan pendekatan yang berfokus pada pengalaman praktis dan pembelajaran aktif.

Berikut adalah panduan langkah-langkah untuk mengajar materi SKU dengan efektif:

1. Perencanaan

  • Identifikasi Tujuan: Tentukan apa yang ingin Anda capai dengan setiap materi SKU. Tujuan harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatasan waktu (SMART).
  • Rencanakan Kegiatan: Buat rencana pembelajaran yang mencakup kegiatan-kegiatan yang memungkinkan siswa untuk menerapkan konsep yang mereka pelajari.
  • Sumber Daya: Persiapkan sumber daya yang diperlukan, termasuk bahan ajar, alat, dan fasilitas.

2. Pelaksanaan

  • Aktivitas Praktis: SKU Pramuka Penggalang Ramu sebaiknya disampaikan melalui aktivitas praktis. Misalnya, ketika mengajar keterampilan berkemah, buatlah sesi praktek di alam terbuka.
  • Diskusi dan Refleksi: Setelah melakukan aktivitas, berikan waktu untuk berdiskusi dan refleksi. Tanyakan kepada siswa tentang apa yang mereka pelajari dan bagaimana itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Penggunaan Instruktur Ahli: Jika Anda tidak memiliki keahlian tertentu, pertimbangkan untuk mengundang instruktur atau ahli di bidang tertentu untuk memberikan pelatihan tambahan.

3. Evaluasi

  • Penilaian: Gunakan berbagai metode penilaian, seperti ujian, proyek, atau presentasi, untuk menilai pemahaman siswa terhadap materi SKU.
  • Umpan Balik: Berikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa tentang prestasi mereka dan berikan dukungan untuk perbaikan.

4. Revisi dan Peningkatan

  • Evaluasi Diri: Evaluasi proses pembelajaran Anda dan identifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  • Kontinuitas: SKU Pramuka Penggalang Ramu adalah proses berkelanjutan. Teruslah mendukung dan memotivasi siswa untuk terus berkembang dalam Pramuka.

URAIAN

1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang

Keterangan:

a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi dirisendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untukkepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.

b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yangtelah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensiregu.

c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalangselalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.

d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dansebagainya. Teruskanlah latihanmu sa rutin, dan teratur, tertib dan gembira.

2. Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma

Dasar Darma : kode moral untuk pramuka penggalang, penegak, pandega, dan anggota dewasa

Pramuka Itu :

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Pengertiannya

a. Dasa Darma adalah ketentuan moral Pramuka atau watak Pramuka. Dasa Darma Pramuka itu berarti sepuluh tuntunan tingkah laku bagi Pramuka Indonesia yang berisi penjabaran Pancasila, agar para Pramuka dapat mengerti, menghayati, dan mengamalkannyadalam kehidupan sehari-hari.

b. Takwa kepada Tuhan Yang maha Esa

1) Bersikap cinta dan kasih sayang, setia, patuh, adil, jujur dan suci.

2) Melaksanakan ibadah menurut agamanya.

3) Memperingati hari-hari besar agama.

4) Menghormati orang yang beragama lain.

5) Mengikuti ceramah-ceramah keagamaan.

6) Menghormati orang tua.

c. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

1) Mencintai segala macam tumbuh-tumbuhan dan hewan. Mengenal berbagai jenisnya,sifat-sifatnya dan manfaatnya.

2) Tidak mementingkan diri sendiri.

3) Menghargai orang lain.

4) Mengaku saudara kepada Pramuka lain (sedunia).

d. Patriot yang sopan dan ksatria :

1) Menjadi putra tanah air yang siap berbakti dan Siaga membela ibu pertiwi.

2) Menghormati dan memahami lambang negara, bendera Sang Merah Putih dan lagukebangsaan Indonesia Raya.

3) Memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia (kekeluargaan, gotong royong, ramahtamah, dan religius).

4) Mengenal adat istiadat suku-suku bangsa di Indonesia.

5) Selalu membela yang lemah dan yang benar.

6) Membiasakan diri mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar.

7) Hormat kepada orang tua, guru dan pemimpin.

e. Patuh dan suka bermusyawarah :

1) Menepati janji.

2) Mematuhi peraturan.

3) Menghargai pendapat orang lain.

4) Merumuskan kesepakatan dengan memperhatikan kepentingan orang banyak.

5) Membiasakan bermusyawarah sebelum melakukan kegiatan

f. Rela menolong dan tabah :

1) Cepat menolong kecelakaan tanpa diminta.

2) Memberi tempat di tempat umum kepada wanita dan orang tua.

3) Membiasakan diri mengatasi masalah-masalah.

4) Pantang mundur menghadapi kesulitan.

g. Rajin, terampil dan gembira :

1) Membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat.

2) Membiasakan untuk menyusun dan menepati jadwal yang dibuat.

3) Bekerja menurut manfaat.

4) Tidak terlalu cepat menegur, mengkritik, dan menyalahkan.

5) Bergembira dalam setiap usaha.

6) Tidak menunda-nunda pekerjaan sampai besok.

7) Memilih jenis keahlian yang sesuai dengan bakat.

8) Tidak cepat puas dalam menyelesaikan pekerjaan.

9) Tidak menolak segala tugas yang diberikan padanya.

h. Hemat, cermat dan bersahaja :

1) Menggunakan waktu dengan tepat.

2) Tidak ceroboh.

3) Berpakaian sederhana tidak berlebih lebihan.

4) Menghemat listrik, air, uang sehingga tidak terbuang percuma.

5) Membiasakan untuk menabung.

i. Disiplin, berani, dan setia :

1) Berusaha untuk mengendalikan diri.

2) Mentaati peraturan.

3) Menjalani ajaran dan ibadah agama.

4) Belajar untuk menilai kenyataan, bukti, dan kebenaran informasi.

5) Patuh dengan pertimbangan dan kenyakinan.

j. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya :

1) Segala yang diperintahkan, dilakukan dengan tanggung jawab penuh.

2) Berani bertanggung jawab atas sesuatu tindakan yang diambil dalam hal tugas yang tidak dapat atau sulit dikerjakan.

3) Tidak akan mengelakkan tanggung jawab dengan alasan yang dicari-cari.

4) Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain terutama yang menyangkut uang, materi, danlain-lain.

5) Apa yang dikatakan bukan suatu karangan yang dibuat-buat.

6) Dalam menerima tugas, pasti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

7) Dalam kehidupannya sehari-hari, ia tidak akan berbuat sesuatu yang tidak baik,meskipun tidak ada orang yang tahu atau yang mengawasinya.

8) Selalu menepati waktu yang telah ditentukan.

k. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan :

1) Selalu melihat dan memikirkan sesuatu pada segi baiknya atau hikmahnya dan tidakterlintas sama sekali pemikiran ke arah tidak baik.

2) Setiap apa yang telah dikatakan itu benar, jujur serta dapat dipercaya dengan tidak menyinggung perasaan orang lain.

3) Sebagai akibat dari pikiran dan perkataan yang suci, seorang Pramuka harus sanggup danmampu berbuat yang baik dan benar untuk kepentingan negara, bangsa, agama dan keluarga.

4) Dengan selalu melakukan pikiran , perkataan, dan perbuatan yang suci akanmenimbulkan pengertian dan kesadaran menurut siratan jiwa Pramuka

Tri Satya Penggalang

Demi Kehormatanku Aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

– Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara kesatuan Republik Indonesia, danmengamalkan Pancasila.

  • Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
  • Menepati Dasa Darma.

Pengertannya :

a. Tri Satya merupakan janj seorang Pramuka yang harus dtepat.

b. Pramuka berjanji dengan Tri Satya, dengan sepenuh kehormatannya dan ia selalu berusaha memenuhi janjinya itu demi kehormatannya semata.

c. Kewajiban kepada Tuhan, jelas ia harus memeluk suatu agama yang dinyakini. Segalaajarannya dilakukan dan segala larangannya dihindarkannya.

d. Kewajiban kepada negara, seorang Pramuka akan selalu berusaha menjunjung tinggikehormatan dan kewibawaan negaranya (Indonesia) dengan jalan tunduk kepada undang-undang yang berlaku, menghormati benderanya, melaksanakan dasar negaranya menghayatilambang negaranya, mengakui pemerintahannya, dan menghayati lagu kebangsaannya.

e. Mengamalkan Pancasila, dengan jalan melaksanakan dan menjalankan tuntunan tingkahlaku dalam ajaran P-4.

f. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, sudahdijelaskan dalam uraian Dasa Darma. Sedang mempersiapkan diri untuk membangunmasyarakat, seorang penggalang harus mencari ilmu di sekolah dan pengetahuan dimasyarakat agar kelak setelah dewasa ia menjadi manusia yang berguna. Segala ketrampilania pelajari sebaik-baiknya untuk persiapannya dikemudian hari.

3. Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya :

Sikap :Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat).

Salam Pramuka diberikan kepada :

a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan.

b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara.

c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan.

d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.

e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan.

f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci.

g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan

h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi.

i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya.

Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap :

a. Rajin (menurut aturannya).

b. Tertib (pada tempat yang layak).

c. Sempurna (tidak canggung).

d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum).

4. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka

Artinya :

* a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah

“cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi

 baru.

Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi Kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yangrohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segalatantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah airdan bangsa Indonesia.

c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalammenyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya.

Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalammasyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi diIndonesia.

Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu

5. Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu artikiasan warna-warnanya

a. Cara menggunakan bendera kebangsaan 

1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang.

2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang.

3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu.

4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata.

5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, benderaorganisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan.

6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah.

7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggungtanah, air atau benda-benda lain.

b. Sejarah bendera kebangsaan :

1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktumenyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari.

2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacarahari kebesaran dipakai warna merah dan putih.

3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambaralam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih =warna agama, hitam = warna adat Minangkabau).

4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai AgengTarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa.

5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “GulaKelapa”.

6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeriBelanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya.

7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuanIndonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.

8) Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putihsebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia

9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsaIndonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera MerahPutih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta).

10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ’45 (Undang-Undang Dasar 1945).

Dalam UUD ’45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara

Kesatuan yang berbentuk Republik.Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

c. Arti kiasan warna-warnanya :

Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan.Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian.

6. Hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya.

a. Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di mukaPasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jikalagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.

b. Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

a) (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) :

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku

Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru, Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku, hiduplah negriku,

Bangsaku, rajyatku, semuanya

Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya

(2) Sikap yang harus dilakukan :

Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara makaorang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengankhidmat mengikuti lagu tersebut.

b) Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya

Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage

Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda”

W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903. 

Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesiatanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta.

Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

7. Hapal Pancasila dan tahu artinya :

Teks Pancasila (menurut Pembukaan Undang-undang Dasar 1945)

PANCASILA

1. Ketuhanan Yang maha Esa.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Artinya :Pancasila selalu merupakan suatu kesatuan, sila yang satu tidak bisa dipisahkan dari sila yanglain;keseluruhan sila di dalam Pancasila merupakan suatu kesatuan organis atau suatukesatuan keseluruhan yang bulat.

Untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila dipersilahkan mempelajari Ketetapan MPR No. II/MPR/1978 tentang P4 (Eka Prasetya Pancakarsa).

8. Biasa berbahasa Indonesia diwaktu mengikuti pertemuan-pertemuan Penggalang

Keterangan :

Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa Nasional Indonesia. Sebagai warga negara yang baikkita wajib menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, seperti yang diajarkan disekolah.

Pergunakanlah bahasa Indonesia dalam setiap kesempatan.

9. Tahu struktur organisasi dan tanda pengenal dalam Gugusdepana.

a. Struktur organisasi Gugusdepan : (sehubungan gambar terlalu besar kapasitasnya, akan diusahakan)

b. Tanda-tanda pengenal dalam Gugusdepan.

10. Dapat berbaris

Untuk Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Pramuka menggunakan Peraturan Baris-BerbarisMiliter (ABRI).

11. Dapat menunjuk sedikitnya 8 arah mata angin, dapat menggunakan kompas, dan dapatmembaca jam.

a. Mata angin.

b. Menggunakan kompasJarum kompas selalu menunjuk ke arah utara (magnet) = 0.Arah timur ditunjukkan oleh jarum kompas pada 90Arah selatan kelurusan dari arah utara atau 180Arah barat ditunjukkan pada kelurusan timur atau 270Selanjutnya timur laut, tenggara, dan sebagainya dapat dicari.

c. Dapat membaca jam.Ada 2 buah jarum setiap jam. Jarum pendek menunjukkan angka jam. Jarum panjang menunjukkan menit. Setiap jarum panjang menunjuk pada angka 12 berarti “tepat jam”.Setiap jarum panjang menunjuk pada angka 6 berarti “tengah jam”.

Contoh:

Jarum Panjang 12; jarum pendek 7; berarti jam 7 tepat.

Jarum panjang 6; jarum pendek antara 2 dan 3, berarti setengah 3 atau jam 2.30

12. Dapat membuat dan menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul tiang, simpul pangkal, dan dapat menyusuk tali.

a. Simpul mati

Cara membuat :

Gunanya :

– Untuk mematikan tali (ikatan terakhir) dalam tali-temali.

– Untuk menyambung dua buah tali yang sama besar.

b. Simpul hidup

Cara membuat :

Gunanya :

– Untuk mengikatkan pada tiang dan mudah dilepas kembali.

c. Simpul anyam

Cara membuat :

Gunanya :

– Untuk menyambung dua buah tali yang tidak sama besarnya.

d. Simpul tiang

Cara membuat :

Gunanya :

– Untuk mengikat leher binatang agar tidak terjerat apabila binatang meronta-ronta.

e. Menyusuk tali

Cara membuat :

Gunanya :

– Untuk membuat agar ujung tali tidak lepas terurai;

– Tali Pramuka tidak pantas kalau ujungnya ditalikan dengan ikatan;

– Juga dapat digunakan untuk menyambung dua buah tongkat atau lebih dalam membuattiang bendera.

13. Dapat menyampaikan berita secara lisan.

Menyampaikan berita harus jelas; karena kurang jelasnya suatu berita dapat mengakibatkansalah pengertian dan dapat menimbulkan bermacam-macam kejadian atau akibat.

Oleh karena itu, kalau berita itu datangnya dari orang lain, harus ditanyakan segala sesuatu yang menyangkut berita itu.

Misalnya :

Kapan terjadi, siapa pelakunya, di mana tempatnya, dan bagaimana cerita/beritasesungguhnya, kemudian bagaimana akhirnya.

Pokok-pokok berita itu diingat betul-betul kemudian disampaikan kepada orang lain persisseperti apa yang terjadi.

14. Dapat mengumpulkan keterangan

Ini untuk memperoleh Pertolongan Pertama PadaKecelakaan dan dapat melaporkannya kepada dokter, rumah sakit, pamong praja, polisi ataukeluarga korban.

Keterangan tentang kecelakaan dapat diperoleh dengan menanyakan kepada para saksi mata(orang yang mengetahui langsung terjadinya peristiwa).

Keterangan atau data tersebut meliputi :

a. Sebab-sebab terjadinya kecelakaan.

b. Bagaimana kecelakaan itu terjadi.

c. Keterangan tentang diri para korban (nama, alamat, dan sebagainya).

Kemudian keterangan/data yang diperoleh dicatat atau diingat betul guna melaporkannyakepada dokter, rumah sakit atau polisi. Dengan keterangan yang betul akan memudahkan para petugas negara tersebut dalam melakukan tugasnya. Dokter dan rumah sakit akan cepatdapat memberikan pertolongan. 

Polisi akan mudah mengusut peristiwanya. Sedang kepadakeluarga hendaknya diberikan keterangan setelah pertolongan diberikan, sehingga keluarga korban akan merasa lega bahwa peristiwa itu telah ditangani pihak yang berwajib.Berikanlah Hiburan secukupnya agar tidak terjadi kekhawatiran akan nasib korban.

Itulah diatas tentang Panduan Materi SKU Untuk Pramuka Penggalang Ramu dan Jawabannya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu serta menambah wawasan untuk Panduan Materi SKU Untuk Pramuka Penggalang Ramu.

Kesimpulan

Materi SKU untuk Pramuka Penggalang Ramu adalah komponen penting dalam pendidikan Pramuka. Tidak hanya mengembangkan keterampilan fisik tetapi juga membentuk karakter siswa.

Dengan perencanaan yang baik dan pendekatan pembelajaran yang interaktif, Anda dapat membantu siswa Anda menguasai materi SKU dengan efektif.

Selamat mengajar dan mendukung perkembangan Pramuka Penggalang Ramu!

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan Balasan