Efek Bullying Pada Anak

admin

Efek Bullying Pada Anak
Efek Bullying Pada Anak

Komnasanak – Tindakan bullying bukan sesuatu hal yang asing, karena ini sering terjadi pada semua orang termasuk anak. Sangat berbahaya jika sampai terjadinya bullying terhadap anak. Pasalnya, usia yang masih kecil tentu bisa membuat perkembangan anak terganggu.

Ada banyak dampak buruk bagi kesehatan dan mental anak yang pernah mengalami pembullyan. Nah untuk kesempatan kali ini kami ingin memberikan beberapa efek bullying pada anak. Pasalnya, banyak dari kita yang masih belum tahu bahwa efek bullying pada anak ini cukup berbahaya.

Efek Bullying Pada Anak

Berikut ini adalah dampak buruk efek bullying pada anak terutama kesehatan yang harus diwaspadai.

Mengalami Masalah Mental

Bullying sangat menggangu mental dan perkembangan anak. Efek bullying pada anak yang satu memiliki dampak buruk untuk ke depannya. Kemungkinan berbahaya yang bisa dilakukan korban bullying adalah menyakiti dirinya sendiri.

Pasalnya, Bullying bisa menyebabkan anak menjadi depresi, takut, trauma, sulit tidur, dan sebagainya.

Mengalami Masalah Kesehatan

Bullying bisa menyebabkan korban mengalami gangguan kesehatan. Biasanya kasus yang sering terjadi pada anak sampai remaja menyakiti diri sendiri. Sebagaimana yang sudah kami singgung anak akan mengonsumsi makanan yang tidak sehat sehingga membuat tubuh menjadi down.

Malas Berangkat Sekolah

Korban bullying sering terjadi pada anak-anak, efek dampak buruknya bisa membuat mereka takut untuk pergi ke sekolah. Anak yang trauma bisa juga membuat mereka menutupi apa yang pernah dialami. Bahkan anak juga bisa jadi akan berbohong jika ditanya apakah pernah terjadi pembullyan di sekolah atau tidak.

Hal ini tentu penting banget buat orang tua terus memantau perkembangan anak. Selain itu, juga perlu pendekatan agar anak mau bercerita apa saja tanpa ada yang ditutupi. Ajak anak terus berkomunikasi misalnya apa saja yang dilakukan di sekolah.

Prestasi Akademik Menurun

Korban bullying bisa berdampak pada prestasi anak. Efek bullying pada anak ini dapat membuat prestasi akademik menurun. Biasanya, faktor yang menyebabkan hal tersebut karena anak tidak memiliki rasa keinginan untuk belajar.

Pasalnya, jika anak sudah menjadi korban bullying ini juga bisa membuat anak kurang fokus dalam hal belajar. Oleh karena itu, peran penting keluarga terutama orang tua yang bisa membantu anak menjadi lebih fokus lagi belajarnya.

Rasa Ingin Balas Dendam

Salah satu efek bullying pada anak yang paling berbahaya adalah balas dendam. Yah, anak biasanya cenderung memiliki rasa untuk ingin membalas perlakuan si pelaku. Atau bahkan anak akan melakukan kekerasan terhadap orang lain sebagai unjuk balas dendam apa yang pernah dialaminya.

Jenis-Jenis Bullying

Adapun jenis-jenis bullying yang perlu kita kenali, berikut akan kami berikan beberapa yang sudah dikelompokkan.

  1. Kontak fisik langsung seperti memukul, menendang, mendorong, dan sebagainya
  2. Kontak verbal langsung seperti mengancam, mengganggu, merendahkan, mempermalukan, dan sebagainya
  3. Perilaku nonverbal langsung seperti melihat dengan sini dan melakukan ekspresi yang merendahkan, mengejek, dan sebagainya.
  4. Perilaku nonverbaik tidak langsung seperti mendiamkan seseorang, memanipulasi agar persahabatan retak, dan sebagainya
  5. Cyber bullying seperti menyakiti orang lain dengan media elektronik
  6. Pelecehan seksual seperti perilaku agresi fisik maupun verbal

Ciri-Ciri Anak Korban Bullying

Efek bullying yang terjadi pada anak memang patu kita waspadai, mari mengenal ciri-ciri anak korban bullying sebagai berikut ini.

  • Anak lebih suka bolos sekolah
  • Tidak suka sekolah
  • Prestasi akademis turun
  • Menyakiti dirinya sendiri
  • Barang pribadi yang rusak
  • Insomnia atau susah tidur
  • Sering mimpi buruk
  • Kehilangan teman
  • Selalu menghindar pada situasi sosial

Cara Mengatasi Dampak Bullying

Dampak bullying sangat meresahkan sampai saat ini, kami punya beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mengatasi dampak bullying. Berikut akan kami berikan ulasan selengkapnya dibawah ini.

Mendengarkan Apa yang Dirasakan Anak

Anak akan lebih senang jika apa yang disampaikan didengarkan, apalagi sebagai orang tua bisa memahami apa yang dirasakan oleh anak. Pendekatan dengan cara mengajak ngobrol anak bisa mengatasi dari dampak bullying.

Mengajarkan Anak Fokus Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Sebagai orang tua, anak pasti lebih mendengarkan apa yang disampaikan dalam keluarga dibandingkan oleh orang lain. Jadi, orang tua bisa membantu anak untuk merasa fokus merawat dirinya agar berkembang menjadi orang yang lebih baik lagi. Bahkan juga dapt menjadi pribadi yang tidak akan melakukan kekerasan atau bullying terhadap orang lain.

Mengajak Anak ke Psikolog

Orang tua sesekali perlu mengajak anak ke psikolog guna untuk melakukan konseling. Konseling sendiri ini merupakan proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli kepada individu. Dengan kata lain, datang ke psikolog bisa memantau perkembangan anak lebih lanjut.

Mengajarkan Tidak Balas Denam

Balas dendam tidak baik dan sangat berbahaya, kita sebagai orang tua harus mengajarkan agar tidak melakukan hal tersebut. Karena balas denam adalah perbuatan sia-sia yang tidak bisa membuat mereka sebagai anak merasa lebih baik. Justru balas dendam akan menimbulkan dendam-dendam berikutnya.

Mengajak Anak Ke Tempat yang Mereka Sukai

Sesekali orang tua perlu mengajak anak untuk refreshing dengan datang ke tempat yang mereka sukai. Ini sangat berguna banget buat anak yang bosen dengan ativitas di sekolah. Selain itu, ini juga bisa mengatasi dampak bullying agar anak tidak selalu menyendiri.

Karena jika menyendiri ada kemungkinan akan menyakiti diri sendiri. Oleh karena itu, kita perlu menghibur anak dengan pergi seperti mengajak liburan bareng.

Membuat Anak Merasa Berarti

Orang tua perlu memberikan pernyataan bahwa Anak adalah segalanya. Mereka sangat berarti dalam hidup di keluarga terutama orang tua. Dengan begitu, anak akan lebih menjaga diri agar tidak menyakiti dirinya sendiri. Ini adalah cara sederhana untuk mengatasi dampak dari bullying.

Jika anak sudah merasa paling berarti dan bahkan harta paling berharga orang tua, mereka akan menyayangi orang tua lebih dari apapun. Kemudian jika ada masalah tentu anak meminta bantuan seperti pendapat orang tua. Sehingga anak bakal lebih terbuka kepada orang tua dan tidak tertutup dan merasa dirinya sendirian.

Mendapatkan Dukungan Keluarga dan Teman

Cara mengatasi dampak bullying pada anak adalah kita harus memberikan dukungan dalam bentu support positif baik di keluarga maupun teman. Ini tentunya sangat penting sekali, karena bagi anak memiliki keluarga dan teman yang men-support mereka adalah sesuatu yang paling berharga. Oleh karena itu, jangan sampai membiarkan anak merasa kesepian tanpa adanya dukungan siapapun.

Nah itulah diatas yang bisa kami ulas pada kesempatan kali ini tentang efek bullying pada anak. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu untuk mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar. Selain itu juga dapat menambah wawasan mengenal jenis-jenis, ciri-ciri dan lengkap beserta bagaimana cara mengatasi dampak bullying.

Besar harapan kami bahwa di masa yang akan datang sudah tidak ada lagi yang namanya bullying baik korban maupun pelaku.

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan Balasan