gimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil ?

komnasanak.com – Banyak yang perlu disesuaikan selama kehamilan. Mulai dari penyesuaian energi, aktivitas sehari-hari, hingga cara tidur.

Tidur adalah hal yang penting saat Anda hamil. Namun, ibu hamil harus memiliki jam tidur yang cukup untuk kekuatan maksimal dan juga untuk perkembangan janin.

Namun sayangnya, tidur di awal kehamilan tidak bisa seperti biasanya sebelum hamil. Perasaan tidak nyaman dan cemas membingungkan ibu hamil dengan posisi tidur yang aman. Jika posisinya salah, bisa berbahaya bagi janin.

posisi tidur yang aman untuk ibu hamil muda

1. Bersandar ke kiri dalam posisi tidur

Tidur miring sering kali disukai oleh ibu hamil. Dengan memilih posisi ini, ibu bisa merasa nyaman dan aman bagi janinnya.

Tidak hanya itu, posisi miring terutama miring ke kiri sangat dianjurkan. Posisi ini dapat meningkatkan volume darah dan nutrisi ke plasenta dan janin.

Ibu dapat bersandar pada bantalan punggung untuk menambah kenyamanan. Jika masih tidak nyaman, Anda bisa menggeser guling di antara paha untuk tidur lebih nyenyak.

2. Posisi belakang

Saya masih hamil jadi perut saya tidak terlalu besar. Tentu saja, posisi punggung ini menjadi pilihan lain bagi ibu hamil.

Tidak hanya nyaman, posisi ini juga memberikan rasa aman bagi ibu hamil. Posisi ini membebaskan perut dari segala tekanan. Karena itu, ibu dan janin sama-sama nyaman.

Posisi ini masih aman sampai usia kehamilan maksimal 20-25 minggu. Hindari tidur telentang setelah 26 minggu kehamilan karena terlalu banyak memberi tekanan pada arteri dan vena cava bawah.

Di mana vena ini berada, mereka memanjang dari belakang untuk membawa darah dari jantung ke kaki. Juga, jika perut Anda besar, akan sangat sulit untuk bernapas jika Anda berbaring telentang. Tentu hal ini berbahaya bagi ibu hamil.

3. Tidur setengah duduk

Bagi sebagian ibu hamil, ibu hamil sering merasakan nyeri di rongga jantung. Pada saat seperti itu, tidur di mana saja terasa salah dan tidak nyaman.

Mulas pada ibu hamil sering dipicu oleh hormon progesteron, yang melemaskan otot-otot antara perut dan kerongkongan. Sehingga asam lambung dan makanan bisa naik kembali ke kerongkongan.

Salah satu posisi yang membantu kenyamanan adalah tidur dengan posisi setengah duduk. Letakkan beberapa bantal di punggung Anda dan bersandar sedikit lebih tinggi.

sekitar 45 derajat tidak terlalu tinggi karena akan menyakiti pantat Anda. Sedikit terlalu tinggi tetapi masih dalam posisi berbaring yang nyaman. silahkan di coba dan ambil posisi terenak dengan posisi agak miring 45 derajat.

Saat memilih posisi ini, jangan ragu untuk mengelilingi tubuh dengan bantal agar bisa tidur lebih nyaman.

itu lah sekedar info mengenai Posisi tidur yang aman untuk ibu hamil muda. Memilih posisi tidur yang tepat dapat mempengaruhi kualitas tidur malam Anda. Jadi, pilih yang paling nyaman.

Posisi tidur ibu hamil agar tidak sesak nafas

Pada umumnya, ibu hamil sulit menemukan posisi tidur yang nyaman seiring bertambahnya usia. Ibu hamil dapat melakukan hal berikut jika keluhan gangguan tidur terjadi akibat kurang tidur.

1. Mengubah posisi tidur

Ketika Anda merasa kram saat tidur telentang, cobalah mengubah posisi tidur Anda dengan tidur miring. Posisi tidur yang dianjurkan untuk ibu hamil adalah condong ke kiri.

Posisi ini dianjurkan untuk meningkatkan sirkulasi darah ke plasenta, sehingga janin menerima nutrisi. Selain itu, posisi ini mencegah rahim menekan hati di sisi kanan perut.

2. Angkat kepalamu

Tinggikan kepala Anda dengan menempatkan beberapa bantal untuk bernapas lebih mudah. Menggunakan bantal untuk menopang tubuh bagian atas akan mengurangi tekanan pada paru-paru, sehingga lebih mudah bernapas.

3. Menggunakan bantal bersalin

Berbaring miring dengan kaki terlipat. Kemudian gunakan bantal untuk menopang punggung, di bawah perut, dan di antara kedua kaki.
Saat ini, ada juga bantal bersalin yang dirancang untuk menopang area tersebut, sehingga Anda tidak perlu menggunakan banyak bantal.

Tidur di atas bantal dapat memperluas ruang di perut Anda, membuatnya lebih mudah untuk bernapas.

Selain cara lain ibu hamil dapat mengatasi sesak napas saat tidur terlentang, saat mengalami sesak napas, Anda bisa mengambil napas dalam-dalam secara perlahan dan menghirup lebih banyak oksigen.

Sesak napas pada ibu hamil biasanya berangsur-angsur mereda sebelum melahirkan. Karena posisi bayi rendah ke panggul, maka tekanan pada diafragma berkurang.

Selain disebabkan oleh kehamilan, sesak napas juga dapat disebabkan oleh kondisi medis yang serius seperti asma, anemia, dan preeklamsia. Oleh karena itu, untuk mencegah masalah selama kehamilan, disarankan untuk memeriksakan kehamilan Anda secara teratur.

Gambar posisi tidur aman untuk ibu hamil

Gambar posisi tidur aman untuk ibu hamil 1024x1024 - gimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil ?

Posisi tidur untuk ibu hamil dalam islam

Bagaimana hukum tidur miring ke kiri untuk ibu hamil ? Menurut teori medis, ibu hamil dengan kehamilan besar harus tidur miring ke kiri. Ini karena salah satu pembuluh darah utama, vena cava inferior, terletak di sisi kanan punggung Anda. Ini adalah tekanan dari organ besar dan janin.

Jawabannya adalah kembali ke hukum tidur. Ada dua pendapat para ahli mengenai aturan tidur miring ke kiri :

1. Hukum diperbolehkan
Karena tidak ada keterangan yang mengharamkan , hanya karena sunnah tidur di sebelah kanan tidak berarti haram tidur miring kiri. Selain itu, hukum asal usul urusan dunia diperbolehkan Semua hal.

“Hukum asal-usul sesuatu (hal-hal duniawi) diperbolehkan.”

Oleh karena itu, tidak masalah bagi ibu hamil untuk tidur miring ke kiri karena hukum mengizinkannya.

2. Hukumnya makruh.
Para ulama yang memperdebatkan makruh adalah karena jika terus menerus dapat menimbulkan resiko kesehatan dan dapat lepas dari sunnah.

Dalam hal ini, tidur miring ke kiri tidak menimbulkan risiko kesehatan, tetapi secara langsung menyebabkan penyakit. Jika ada yang berpandangan angkuh, ibu hamil tetap diperbolehkan tidur miring ke kiri karena ada kebutuhan akan kesehatan ibu dan bayinya. Seperti yang dibacakan Undang-Undang Yurisprudensi.

Kebutuhan

“Hal makruh dibolehkan jika ada niat/keinginan.”

Perlu dicatat bahwa ada penjelasan ilmiah bahwa tidur di sisi kiri tidak berbahaya. Masing-masing memiliki kelebihannya sendiri:

1. Manfaat tidur miring ke kiri

A) Bermanfaat bagi tubuh secara keseluruhan karena jantung bekerja lebih banyak di bawah tekanan tubuh
b) Bagi penderita asam lambung, bermanfaat untuk mencegah “reverse asam lambung” (reflux).

2. Manfaat tidur miring ke kanan

Hati lebih rileks karena tidak ditekan oleh organ tubuh, hal ini baik untuk jantung, tetapi tubuh tidak mendapatkan aliran darah yang sempurna, yang membuat manusia gelisah dan bangun untuk sholat malam.

Ada juga penjelasan bagus dari Ibn al-Qayyim:

“Oleh karena itu, dokter menyarankan untuk tidur miring ke kiri untuk mendapatkan istirahat total dan tidur yang nyaman. Pemilik syariat lebih suka tidur miring ke kanan untuk menghindari kesiangan dan melakukan shalat malam. sisi kanan lebih bermanfaat bagi jantung, tidur sisi kiri lebih bermanfaat bagi tubuh.[4]

Jadi dalam hal ini ada kelebihannya masing-masing dan memang kami lebih memilih sunnah yang sebelah kanan dan ada ulama yang berpendapat bahwa ini harus digabung. Mulai tidur di sisi kanan dan kemudian pindah ke kiri.

demikianlah sedikit bahasan mengenai gimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil ? semoga bermanfaat untuk anda, jangan lupa share artikel ini yaa !

About the Author: admin